Selasa, 06 September 2011

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Lailaha Illa Allah Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamd.....
Bulan romadlon bulan yang penuh hikmah dan pengampunan telah terlewati..... sebulan kita berpuasa, haus dan lapar menjadi teman kita selama sebulan penuh ini disertai menjaga hawa nafsu dan perbuatan mungkar...... mudah mudahan kita diberi umur panjang dan bisa sampai pada romadlon yang akan datang.... semoga amal ibadah kita tidak sia-sia selama sebulan penuh; berpuasa, sholat tarawih, tadarus, shodaqoh, dll. di terima dan diberi pahala yang banyak, bisa bersyukur terhadap semua nikmat yang telah diberikanNya.
Hari raya sekarang ini kembali pada beberapa tahun silam dalam masalah berbeda pandang memutuskan penetapan 1 Syawal 1432 H. dua organisasi besar Muhammadiyah dan NU berbeda ..... namun perbedaan kali ini menimbulkan permasalahan yang kompleks..... Muhammadiyah memutuskan 1 Syawal hari selasa, dan NU menunggu itsbat pemerintah (rabu), kesimpang siuran hari raya beredar di masyarakat hari selasa dan rabu melihat di kalender-kalender umumnya....... namun sebgian masyarakat memilih yang awal alasannya biar  cepet kelar puasanya....... takbiran, tumpeng, nasi rawon, soto, kare ayam, dll.... di laksanakan pada senin malam (malem selasa)..... tapi............ itsbat pemerintah dan organisasi lainnya termasuk NU menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari rabu tepatnya 31 Agustus 2011..... lalu jadinya APA.......??????? masakan sudah siap untuk dihidangkan besok.... tidak tarawih.... sudah takbir.........???????
tentu masyarakat berbeda paham bukan masalah Muhammadiyah dan NU tapi.... karna Ikan Ayam... Tumpeng... Tidak tarawih.... Sudah takbiran ..... HAHAHAHA.........
Keputusannya....... masyarakat ada yang berhenti takbiran dan tarawih..... ada juga yang melanjutkan.... "wes kadung siap' YO OPO MANEH" mubadzirkan klo di buang.....
Kesimpulannya penetapan 1 syawal tahun ini bisa dijadikan pelajaran untuk tahun sesudahnya.... agar tidak terulang kembali.... dengan cepat dilaksanakannya itsbat pemerintah..... dan anjuran kepada masyarakat agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.... (menunggu itsbat pemerintah) oleh yang bersangkutan.....
sehingga HARI RAYA bisa kompak dan merasakan kebahagian bersama-sama.......